Made Ali

Aku. Buku. Perlawanan!

Month: Juli, 2011

Ngupi Sebelum Ujian Skripsi

SATU JAM jelang ujian Skripsi. Aku dan Iman Munandar ngupi di kantin Rindang, selemparan batu dari Fakultas Hukum Universitas Riau.

Usai Ujian Skripsi. Foto @ Aang.

Iman pesan teh es dan mi goreng. Aku tentu saja, secangkir kopi gula dipisah. “Aku telepon Bapak ku dulu. Aku mau beritahu dia pagi ini aku ujian Skripsi,” aku perhatikan Iman mencet nomor, lalu tersambung. Dan, aku tak paham apa yang mereka bicarakan. Hanya ini yang ku tahu, “Olo. Olo. Olo Pa. Olo Ma.”  Bila tak silap, artinya Ya dalam bahasa Indonesia. Suara Iman keras sekali, suara dari ujung telepon pun keras. Mereka berbahasa Batak.
Baca entri selengkapnya »

Fika Kartun

Ini foto Yofika Pratiwi. Foto paduan karikatur ini dibuat oleh Ari Mashuri sewaktu masih di  Bahana Mahasiswa untuk edisi khusus Majalah 2008, rubrik dapur redaksi. Idenya waktu itu, masing-masing kru memilih kartun yang menggambarkan karakter dirinya, atau kartun favoritnya. Fika memilih putri Jasmine, itu loh pasangan Aladin. Lucu juga melihat foto ini. Seksi!

Deklarasi Perdamaian Papua

Syukur Bagimu Tuhan

Kami lebih dari 500 orang peserta Konferensi Perdamaian Tanah Papua yang terdiri dari wakil-wakil Agama, Adat, Perempuan, Pemuda, Akademisi, Organ-organ Mahasiswa,  dan kelompok resisten yang berasal dari  Kabupaten/Kota Se-Tanah Papua telah berpartispasi aktif dalam konferensi perdamaian Tanah Papua yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura, yang berlangsung dari tanggal 5 sampai dengan 7 July 2011. Baca entri selengkapnya »

Indonesia: Kegagalan berkelanjutan dalam penyelidikan penyiksaan para aktivis politik di Maluku

PERNYATAAN PUBLIK AMNESTY INTERNASTIONAL
8 Juli 2011
Indeks: ASA 21/018/2011

Pemerintah Indonesia harus segera membentuk tim investigasi yang independen dan imparsial guna menyelidiki dugaan tindakan penyiksaan dan penganiayaan terhadap para aktivis politik selama bulan Agustus 2010 di provinsi Maluku. Kegagalan menyelidiki secara layak dugaan tersebut, hampir setahun setelah dugaan pelanggaran HAM itu terjadi, semakin melanggengkan budaya impunitas dari petugas keamanan Indonesia. Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: