Made Ali

Aku. Buku. Perlawanan!

Month: Desember, 2012

Presiden SBY, Menhut RI, Penegak Hukum RI tidak tuntas memerangi praktek extra ordinary crime sektor kehutanan di Riau

CATATAN AKHIR TAHUN 2012 JIKALAHARI  

Mengapa korporasi sengaja melakukan praktek tersebut? Karena keuntungan luar biasa besar:Rp 1.994 triliun (SP3 Illog Riau). Rp 3 Triliun (korupsi kehutanan).

A. Fakta Kasus Kejahatan Kehutanan di Riau

HINGGA HARI INI PENGHACURAN HUTAN ALAM DI RIAU terus berlangsung. Data Jikalahari menunjukan tiga tahun terakhir (pada 2009-2012), Riau kehilangan tutupan hutan alam sebesar 565.197.8 hektar (0,5 juta hekatre), dengan laju deforestasi  pertahun sebesar 188 ribu hectare pertahun atau setara dengan hilangnya 10 ribu kali lapangan futsal per hari. Dan 73,5 persen kehancuran itu terjadi pada Hutan Alam Gambut yang seharusnya dilindungi.

Gambar Peta1 --Deforestasi  Hutan Alam Riau 2009-2012;Riau kehilangan tutupan hutan alam sebesar 565.197.8 hektar (0,5 juta hekatre)

Gambar Peta1 –Deforestasi Hutan Alam Riau 2009-2012;
Riau kehilangan tutupan hutan alam sebesar 565.197.8 hektar (0,5 juta hekatre)

Kini sisa hutan alam Riau hanya tersisa 2.005.643.56 hektare (2,005 juta hekatre) atau 22,5 persen dari luas daratan Riau. Baca entri selengkapnya »

Banjir air laut di Teluk Betung, Pulau Padang

Foto oleh Sutarno

Foto oleh Sutarno

Sutarno alias Gus Sutarno , warga Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, memotret dua foto banjir laut naik ke halaman rumah warga. Dia menulis di FB miliknya,”Jika di Jakarta Banjir karena hujan, tp di Pulau Padang (kota teluk belitung) rumah/ruko/toko tenggelam karena meluapnya air laut ke darat. Ia 3-4 jam, baru surut. Desa Teluk Betung, salah satu areal konsesi PT RAPP di Pulau Padang.  Baca entri selengkapnya »

Pemerintahan SBY Takut Melawan Korporasi Perusak Hutan!

Pemerintahan SBY, Kepolisian Republik Indonesia (RI) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan sengaja membiarkan terjadinya kejahatan kehutanan oleh korporasi yang merusak hutan alam di Propinsi Riau.  Fakta-fakta dari lapangan menegaskan bahwa industri pulp and paperRAPP dan Indah Kiat masih mengkonsumsi bahan baku kayu yangberasal dari praktek  penebangan ilegal (illegal logging) dengan cara menebang hutan alam.

Perusak hutan

Izinnya hutan tanaman, faktanya yang ditebang hutan alam.  Modusnya, korporasi menebang hutan alam (land clearing) baru akasia ditanam. Menurut  aturan, IUPHHK HT diberikan di areal hutan tidak produktif, padang alang-alang dan lahan kosong. Baca entri selengkapnya »

Laporan EoF: APRIL, pengolah pulp dari hutan alam Sumatera terbesar yang bermasalah dengan legalitas, konflik sosial

PEKANBARU, RIAU – Terlepas dari janjinya kepada para pelanggan bahwa mereka akan hanya menggunakan serat perkebunan untuk memasok pabrik pengolahan pulp hingg 2009, namun pasokan kayu bagi raksasa pulp dunia Asia Pacific Resources International Limited, APRIL, telah menyebabkan hilangnya sekitar dua kali luas Singapura, di provinsi Riau, sejak tenggat waktu itu. Baca entri selengkapnya »

DSC03121

KEJAHATAN KEHUTANAN, BISNIS MENGUNTUNGKAN DI BUMI MELAYU

Bagaimana korporasi menebang hutan alam hingga merugikan Negara setengah triliun itu berlangsung sepanjang tahun 2005-2006? Apa peran besar PT RAPP? 

Tanah untuk rakyat

Baca entri selengkapnya »

Aku, Bahana Mahasiswa dan Pesan Itu

I

SEJAK 2009 SUPRAPTO resmi sebagai alumni Bahana. Sejak itu, saya menggantikan Suprapto sebagai Pimpinan Umum Bahana. Itu berarti dua tanggungjawab besar harus saya jalani; PU dan Pemred Bahana Mahasiswa. Rutinitas biasa sebagai wartawan; rapat (proyeksi, evaluasi, BPH, magang, kegiatan), menulis, editing, pra cetak, dan cetak.   Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: