Made Ali

Aku. Buku. Perlawanan!

Month: September, 2013

Polda Riau Gelar Operasi Tangkap Penebangan Liar di Taman Nasional Tesso Nilo

Koalisi organisasi lingkungan yang terdiri atas Jikalahari, Walhi Riau dan WWF Riau hari ini Rabu, 24 September 2013, menyampaikan apresiasi atas tindakan sigap Kepolisian Daerah Riau mengamankan kawasan hutan Tesso Nilo. Namun koalisi mendesak Kapolda Riau menangkap pemodal besar perambahan di Tesso Nilo.

Dua minggu terakhir, Kapolda Riau, Condro Kirono terjun langsung memantau kerusakan hutan di Taman Nasional Tesso Nilo pada 9-10 September lalu. Kapolda Riau melakukan pemantauan dari udara mengenai kondisi  kerusakan hutan di Tesso Nilo dan juga menurunkan langsung puluhan personil ke lapangan. Rangkaian operasi yang dilakukan oleh  Polda Riau memproses  delapan orang pelaku yang tertangkap tangan melakukan penebangan hutan di KM 81 koridor sektor Baserah PT. RAPP tepatnya di konsesi PT. Hutani Sola Lestari. Kedelapan pelaku bersama alat bukti berupa kayu olahan, chainsaw dan truk colt diesel diamankan di Polres Pelalawan. Baca entri selengkapnya »
Iklan

Delapan Warga Gugat Presiden RI Akibat Kerusakan Alam di Riau

Delapan  warga kampung di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hilir yang terkena dampak perubahan iklim di Provinsi Riau bersama Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), BT Telapak Riau dan Indonesia Centre Environmental Law (ICEL) resmi menggugat Presiden Republik Indonesia, Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Riau di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari ini di Jalan Gajah Mada No 17, Jakarta Pusat, hari Senin 9 September 2013. Baca entri selengkapnya »

NESTAPA TOMBAK HAMINJON PANDUMAAN SIPITUHUTA (Bagian 2 terakhir) Hutan Adat Dirambah Toba Pulp Lestari

PT TOBA PULP LESTARI (TPL) mendapat perluasan izin IUPHHK HTI pada 2009. Perluasan izin itu menuai konflik dari masyarakat adat Pandumaan Sipituhuta, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara. “TPL telah merambah hutan adat kami,”kata Haposan Sinambela, Pendeta GPDI desa Pandumaan di depan sepuluh wartawan pada 26 Agustus 2013.

Pohon kemenyan milik masyarakat adat pandumaan sipituhuta dalam areal PT TPL

Pohon kemenyan milik masyarakat adat pandumaan sipituhuta dalam areal PT TPL

“TPL tida lakukan sosialiasi ke masyarakat Pandumaan Sipituhuta ketika mau beroperasi. Hutan adat kemenyan kami masuk dalam konsesi TPL,” kata Budiman Lumban Batu, Kepala Desa Pandumaan usai santap malam di Hotel Toledo, Danau Toba,  sehari sebelumnya di depan tiga wartawan. Baca entri selengkapnya »

Nestapa Tombak Haminjon Pandumaan Sipituhuta (Bagian I): Hutan Alam Punah, Kemenyan Rakyat Musnah

 salah satu pemandangan Wisata Tele. Foto Made Al


salah satu pemandangan Wisata Tele. Foto Made Al

UJUNG DANAU TOBA dan barisan gunung-gunung berselimut kabut berjajar terlihat menawan dari ketinggian dari atas menara pandang lokasi wisata Panorama Indah Tele. Udara sejuk khas pegunungan terasa menyentuh kulit dan masuk ke sela-sela rongga hidung. Baca entri selengkapnya »

Laporan Bedah Kasus Korupsi Kehutanan RKT 2005-2006 di Riau

Sekitar sepuluh hari lalu, Kamis 22 Agustus 2013, Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia (MAPPI FH UI) melansir Laporan Bedah Kasus bertajuk Tindak Pidana Korupsi Perizinan Bidang Kehutanan Penilaian dan Pengesahan Rencana Kerja Tahunan IUPHHK HT 12 Perusahaan Tanaman Industri tahun 2005-2006 di Provinsi Riau atas nama terdakwa Burhanuddin Husin, bekas Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau. Setidaknya ada 16  wartawan lokal di Riau meliput Media Briefing.MB FH UI 2Laporan bedah kasus setebal 61 halaman tersebut dikerjakan selama empat bulan, sejak Mei 2013. Saya ikut sebagai tim analis bersama DR Saifuddin Syukur (akademisi Universitas Islam Riau), Suryadi (LBH Pekanbaru), dan Muslim Rasyid (Koordinator Jikalahari), ketiganya adalah majelis eksaminer atau bedah kasus,  “Laporan ini dibuat bukan semalam, tapi berbulan-bulan,” kata Dio, Plt Koordinator MAPPI FH UI.  Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: