Klien Satu Dolar

Clien JG
The Client karya John Grisham, foto @madealimenulis

“Polisi-polisi itu membuatku takut Mom. Polisi dan FBI merayap di segala penjuru tempat ini. Juga wartawan. Siang ini ada satu yang menemuiku di lift. Ku pikir kita perlu penasehat hukum.” Lanjutkan membaca “Klien Satu Dolar”

Iklan

Buku Melawan Tirani Ekologis: Perlawanan dan Kritik Semata Demi Lingkungan Hidup

I

elv

“Kita di daerah tidak bisa memberikan izin pemutihan hutan, itukan wewenang pusat melalui KLHK atas rekomendasi Gubernur, satupun kerja Pansus RTRW tidak ada yang memutihkan hutan, jadi apa yang ditakutkan.” Lanjutkan membaca “Buku Melawan Tirani Ekologis: Perlawanan dan Kritik Semata Demi Lingkungan Hidup”

Don Quixote

Don Quixote

Untuk melawan kegilaan, kita butuh cara-cara kegilaan jua untuk menghentikan kegilaan. Bagaimana mungkin?

Alonzo Quinjano membaca sebuah buku tebal di atas di ruang atas di rumah kecilnya pada musim semi. Ada juga buku tebal lainnya berserakan di kursi dan di atas lantai. Pikirannya dipenuhi gagasan-gagasan liar, seolah-olah dia hidup di mimpi dan angan-angan.  Lanjutkan membaca “Don Quixote”

Kahlil Gibran

Kahlil gibran

Membaca Kahlil Gibran, di tengah kejahatan perubahan iklim yang aktornya adalah kapitalisme korporarasi, bisa jadi satu cara kuno untuk melawan ketidakadilan dengan cara,”mengagungkan kehidupan sederhana, menjalani kehidupan ala lingkungan pedesaan, jauh dari distraksi dan mesinisasi gaya perkotaan,” kata Barbara Young—Karya Laki-laki dari Lebanon Sebuah Studi Khalil Gibran—“Kehidupan semacam inilah yang ingin ditawarkan Gibran tawarkan kepada umat manusia.  Lanjutkan membaca “Kahlil Gibran”

Pak Tua Membaca Kisah Cinta

pak tua baca buku

Antonio Jose Bolivar Proano mencopot gigi palsunya, membungkusnya dengan sapu tangan. Sambil menyumpahi bule yang bertanggungjawab atas tragedi ini, menyumpahi pak Walikota, menyumpahi para pendulang emas, menyumpahi semua orang yang telah melacurkan perawan Amazonnya, ia menebas sebatang ranting tebal dengan parangnya. Bertongkatkan ranting itu ia berangkat menuju El Idilio, menuju gubuknya, menuju novel-novelnya yang membicarakan cinta dengan kata-kata yang demikian indah sampai kadang membuatnya lupa akan kebiadaban manusia. Lanjutkan membaca “Pak Tua Membaca Kisah Cinta”

Seni Mata Tajam EoF

MTE

Pada Oktober 2017, Prof Hariadi Kartodihardjo setuju buku terbarunya berjudul “Di Balik Krisis Ekosistem” terbitan LP3ES dilaunching bersamaan dengan buku EoF berjudul “Mata Tajam Eyes On The Forest”. Karena dua buku itu diberi Kata Sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kami merancang agar buku itu langsung di luncurkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.  Lanjutkan membaca “Seni Mata Tajam EoF”

Konstitusi Hijau

Konstitusi Hijau

Ide ecocracy, seolah “membangunkan” Mas Achmad Santosa—lebih dari 30 tahun mengabdi sebagai aktifis, dosen dan peneliti lingkungan hidup—untuk memanfaatkan ide itu.”Belum terpikirkan oleh saya untuk mengembangkan gagasan ini dan pentingnya memperjuangkan green constitution,” kata Mas Ota—sapaan akrab—dalam Kata Sambutan buku Green Constitution karya Prof Jimly Asshiddiqie, ahli tata negara Indonesia.

“Dalam wacana tingkat global pun, komunitas hukum lingkungan masih sibuk dengan menormakan pembangunan berkelanjutan ke dalam peraturan perundang-undangan (legislasi),” kata mas Ota,”krisisi daya dukung ekosistem dan lingkungan hidup yang dihadapi Indonesia sangat nyata, konstitusionalisasi norma hukum lingkungan menjadi sangat diperlukan seiring dengan ikhtiar kita memperkuat demokrasi dan negara hukum, serta tata pemerintahan yang baik.” Lanjutkan membaca “Konstitusi Hijau”