Made Ali

Aku. Buku. Perlawanan!

Para Pelacurku Yang Sendu

Para pelacur sendu

Buku Para Pelacurku Yang Sendu karya Gabriel Garcia Marquez mengingatkan tentang, hidup ada batasnya.

“Usia bukanlah masalah berapa umurmu, tapi bagaimana kau merasakan ketuaan itu,” kata Profesor Camacho Y Cano, pemeran utama dalam buku itu. “Tak peduli apapun yang kau lakukan, tahun ini atau seratus tahun lagi, kau tetap akan mati selama-lamanya.”

Namun, bagaimana kematian datang? Di usia berapa? Yang kusukan dari Gabriel Garcia Marquez, seperti biasanya: bercerita kehidupan sosial yang muram di tengah kekuasaan, dengan caranya sendiri yang kadang alurnya sulit ditebak. Ia mengajak kita untuk berpikir dan merenung tentang kehidupan sosial, kali ini di Kolombia: kemiskinan melahirkan pelacuran. Kekuasaan juga melahirkan pelacuran. Sejarah kolonialisme Spanyol di Amerika Latin, melahirkan kemiskinan hingga tubuh pun jadi komoditi.  Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kapitalisme Semu Asia Tenggara

Kapitaisme Semu

Jelang lepas landas menuju Jakarta dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim pada Oktober 2017, membuka-buka halaman koran Tempo, saya terhenti pada sepotong kalimat dari Zulkifli Hasan. Baca entri selengkapnya »

Monster Kepala Seribu

monster kepala seribu

“Saya rasa kami bukan penjahat, karena jika memang iya, pastilah kami dua penjahat paling menyedihkan dan paling tolol sepanjang sejarah.”

Kalimat di atas, penutup cerita novel Monster Kepala Seribu karya Laura Santullo, saat Dario anak Sonia Bonet berada di ruang persemayam pribadi—Hakim memberikan kesempatan khusus untuk Sonia dan Dario beserta keluarganya untuk memberikan doa terakhir sebelum di kubur. Di dalam ruang itu, Sonia Bonet menyalakan lilin untuk suaminya. Ia duduk di samping Dario. Namun tak boleh berbicara karena dikawal oleh Polisi.  Baca entri selengkapnya »

Dari Adat ke Politik

Dari adat ke Politik

Hingga 27 Oktober 2017, Relawan Abdon Nababan sudah mengumpulkan 400 ribu dari 1 juta KTP. KTP itu berasal dari 96 posko yang tersebar di 33 Kabupaten/Kota di Propinsi Sumatera Utara. KTP yang sudah terkumpul setara dengan 50 persen lebih dukungan yang ditetapkan KPU Sumut untuk jalur independen 764.578 KTP. Mereka masih punya waktu mengumpulkan satu juta KTP sebelum menyerahkan pada KPU SUMUT untuk verifikasi pada 22 November 2017.   Baca entri selengkapnya »

Zadig

Zadig

ZADIG jadi budak Setok di Mesir. Ia dibeli Setok setelah dihukum penguasa Mesir karena terbukti membunuh Kletofis–meski niatnya membunuh hendak menolong seorang perempuan bernama Missuf yang disiksa oleh Kletofis. Menurut hukum Mesir Zadig harus dihukum menjadi seorang budak. Dua ekor unta Zadig dijual, hasil penjualan masuk kas kota, seluruh emas Zadig mereka bagi-bagikan untuk seluruh penduduk kota. Zadig ditelanjangi di muka umum.  Baca entri selengkapnya »

Rumah Kertas, Untuk Apa dan Siapa?

Rumah KERTAS

Koleksi @Made Ali

Dua kali saya baca novel Rumah Kertas karya Carlos Maria Dominguez, di  akhir Juli dan di awal Agustus. Ia memikat, sulit ditebak, dan ini yang penting: tokoh-tokohnya menggambarkan seolah-olah itu saya.  Baca entri selengkapnya »

Sang Partner

—Penggelapan merupakan hal lazim di biro hukum manapun.

Di Bab sembilan belas saya baru menemukan jawaban setelah 18 bab penuh adegan penangkapan, penyiksaan hingga intimidasi.

the partners

Benny Aricia pindah ke Coast pada 1985 sebagai eksekutif Platt & Rockland Industries, konglomerat raksasa yang selama dua tahun mnegirimnya ke seluruh penjuru dunia sebagai pencari dan pemecah masalah perusahaan. Salah satu devisi yang paling menguntungkan perusahaan itu adalah New Coastal Shipyard di Pascagoula, di antara Biloxi dan Mobile. Pada 1985, New Coastal memperoleh kontrak senilai 12 miliar dolar dari Angkatan Laut untuk membangun empat kapal selam nuklir Kelas Ekspedisi.  Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: